Saturday, August 9, 2008

tips menangani gangguan perut dan diare pada kelinci



Beberapa bulan yg lalu anak kelinci yg baru saya beli di sebuah peternakan kelinci di Jakarta Timur mengalami diare. Dia tewas dalam waktu kurang dari 48 jam sejak dibeli. Saya menyesal karena tidak bisa berbuat apa2. Waktu itu pengalaman dan pengetahuan saya dalam hal menangani diare belum ada. Untungnya anak kelinci yg satunya lagi, MollyBunny, mampu bertahan hingga sekarang.

Beberapa minggu setelah tewasnya anak kelinci pertama, Molly juga terserang diare. Kotorannya berwarna hijau hitam, lembek dan bau sekali. Kali ini saya berikan obat diare Neo Kaolana (yg mengandung Kaolin dan Pektin). Dituang di sendok dan dipaksakan masuk ke mulutnya. Meskipun susah banget, tapi lumayan lah sedikit2 masuk juga. Tapi karena 1 hari ga sembuh juga, akhirnya langsung saja saya bawa ke dokter hewan. Sang dokter menyarankan obat jenis yg sama, tapi merk beda, lebih mahal , yaitu Kaopectate. Sebenarnya jenis2 obat itu adalah obat untuk manusia. Takaran yg dipakai seperti untuk anak bayi. Dgn berbekal suntikan plastik, saya dan suami mencekokkan obat sirup itu ke Molly. Ga tega sih melihatnya, mana dia meronta2 terus, tapi demi kebaikannya ya apa boleh buat. Harus ditega2in deh...Untungnya setelah 2 hari minum obat itu, Molly berhasil sembuh.

Baru2 ini, Molly tiba2 terlihat tidak biasa, dia hanya jongkok sambil badannya mengkerut. Giginya berantukan menandakan dia sedang kesakitan, Saya langsung tahu dia sedang mengalami keram perut. Penyebabnya ga tahu. Mungkin aja masuk angin. Molly diam saja, ga mau makan, ga mau minum, atau begerak. Melihat begitu saya jadi sangat kuatir. karena kelinci saya yg duluMimiBunny, tewas dalam kurang dari 24 jam sejak menujukkan gejala yg sama. Saya langsung berdoa supaya Molly tidak mengalami nasib serupa. Mau dibawa ke dokter pun ga tahu ke dokter mana karena jarang dokter yg benar2 mengerti ttg kelinci. Tiba2 saya mendapat ide, saya pangku Molly sambil tangan saya yg satu memegangi perutnya dengan mksud menghangatkan perutnya. Kan kalau anak kecil lagi kembung juga kita sering menghangatkan perutnya dengan minyak kayu putih. Setelah itu saya ambil botol selai lalu saya isi air hangat, dan saya tempelkan ke perutnya. Saya bisa mendengar perut Molly bunyi "gruduk gruduk... " selama proses itu,. Hmmm...berarti it works, pikir saya. Dan sekali lagi saya bersyukur pada Tuhan, setelah perutnya dipanaskan, dia terlihat mulai lincah dan tidak mengkerut lagi. Besoknya dia sudah bisa bermain lagi dengan temannya, si Dolfi.

Jadi kalau anak kelinci / kelinci Anda mengalami diare, berikut tips yg perlu dilakukan :
1. Bersihkan kandangnya dgn karbol, bersihkan juga bulu2nya dari kotorannya. Pisahkan dari kelinci lain agar tidak menulari
2. Beri air minum yg cukup. Ada yg bilang minumannya justru harus dihentikan, tapi saya tidak setuju. Kelinci yg diare bisa mengalami dehidrasi yg justru sangat berbahaya baginya
3. Panaskan perutnya dengan botol air panas, kira 10 menit. Hati2 jangan sampai tumpah !! Ulangi 2 jam sekali
4. Tutupi sebagian kandangnya dengan koran/ kardus, untuk menghangatkan kandang/ mencegah masuk angin. Tapi ingat, harus ada ventilasinya. Kalau sudah sembuh, tidak perlu ditutupi koran lagi
5. Beri Kaopectate atau Neo Kaolana, atau apa saja yg mengandung Kaolin dan Pektin, lihat dosis anak2

Untuk mencegah diare :
1. jaga kebersihan makanan, minuman dan kandangnya
2. Beri sayuran, sebaiknya yg sudah dilayukan, untuk memenuhi kebutuhan serat kasar
3. Jauhkan benda2 berbahaya dari kelinci, maklum, mereka ga bisa lihat benda nganggur, langsung digigit2in dan ditelan

Semoga bermanfaat

Tuesday, July 22, 2008

tips membeli anak kelinci


3 Tips membeli anak kelinci hias :

1. Belilah di pet shop yg bermutu. Memang kelihatannya sedikit lebih mahal (ga sampai 20%), tapi kelinci di petshop lebih terjaga kondisi kesehatannya. Anda tidak mau kan, kelinci yg baru dibeli mati mendadak karena sebetulnya sudah terinfeksi penyakit, atau kurang gizi. Saya pernah membeli 2 kelinci hias, di peternakan berinisial Ri di Pangkalan Jati Jakarta Timur, baru 1 hari, yaang satu mati karena diare, yg satunya lagi juga nyaris tewas karena diare. Sayangnya si pemilik peternakan tidak mau bertanggungjawab, pdhal jelas2 kelinci yg dijualnya terinfeksi penyakit perut/diare. Yang disayangkan lagi, peternakan ini sudah pernah diliput di berbagaiTV swasta, salah satunya TransTV, dan dia aktif memasang iklan baris di berbagai situs. sayangnya kredibilitasnya tidak bisa dipertanggungjawbkan

2. Periksa kondisi fisik :
a. matanya harus bulat, bening dan bersinar, ga kuyu..
b. Raba daun telinganya, harus terasa agak panas, kalau adem berarti dia lagi sakit
c. bulu tebal dan halus,
d. periksa duburnya, kalau kotor kena kotorannya berarti kelinci itu diare, jangan dibeli. Anak Kelinci rentan sekali dengan diare, bisa mati
e. Jari2, kuku dan bagian kulit lainnya tidak ada borok atau scabies
f. bergerak lincah dan doyan makan
g. pegang perutnya, kalo kembung jangan dibeli

3. Jangan membeli yg berumur 2 bulan ke bawah. Gampang diare, kembung, dan gampang mati. Lebih baik beli yg 3 bulan ke atas.Lebih kuat, namun lucunya sama kok...

Ingat selalu : Rabbits belong indoors, peliharalah di dalam rumah agar lebih sehat, dan umur panjang

Looking for extra money ?


Hi friends, if you're looking for extra money, or even get tired of 9-5 job and wanna start your own business, check this out

Wednesday, July 16, 2008

wedding and debt



Some of my friends used their credit card to fund their once in a life time weddings. They did get they dreamed wedding, a banquet in a fancy decorated hotel ballroom or function hall, crowded with hundreds of guests, feeling hungry enough to eat anything served on the buffet. The brides looked beautiful in the white gown like the princess in their childhood dream. The weddings were just awesome. They meant to be the unforgettable moments, not only for the happy couples, but also for the whole family. But what they need to face after that was a sad story. A new life with debt. The newly weds need to pay about 1.6 % interest per month. One of my friends ended up giving away his ego as a grown up man and a husband, by accepting his father's help to settle his debt. Some had to giving up on honeymoon and tighting up budget on daily consumption, while others had to borrow money from other place to settle the debt at one place. At this point, sorry is the only word to say.

I don't think it's a wise way to start a family. It's better to spend just a reasonable amount of money for the wedding, without having to have personal loan. They'd better spare the money for investment, home loan, car loan or rainy days saving. And who knows, the baby will come right away, and that means extra large expenses.

Click here to find ideas on low budget wedding and save lots of money while you can still get the wedding of your dream

Wednesday, June 25, 2008

kelinci berisik

pernah dengar suara kelinci? kelinci lion head saya, si Dolfi, yang berusia 5 bulan, adalah salah satu kelinci yang ternyata cukup bawel untuk kategori kelinci. Dia senang sekali "bersin2", paahal bukan kena flu lho...sekali bersin 1 set, kira2 4-8 kali, jadi malah kedengarannya seperti sedang menggonggong , hihihi...belum lagi kalau dia sedang menikmati biskuit almond kegemarannya, suaranya mencicit, kayak gigi beradu, sampai2 saya ngilu mendengarnya...Nah yang lebih lucu lagi, soul matenya, si Molly, kelinci angora putih berusia 6 bulan, sekarang juga mulai belajar bunyi kayak Dolfi, cuma memang masih jarang2 bgt...

noisy bunny ?

have you ever heard a bunny sneezing ? or squeaking ? oh yes, that's true..I'm not kidding. My 5- month old female is a very noisy bunny.
I'd never heard a sound of a rabbit before ( in fact I'm sure most of you also think that a rabbit doesn't sound at all ) until I had Dolfi. I bought her when she was about 2 months old from a petshop. She is a Lion head bunny ( some kind like a crossbreed of English Angora ). Her thick brown smooth hair and white spot on her nose soon made me fall in love with her. It's not long after I brought her home that I discover that she is a noisy bunny. She squeaks when I give her a small treat (almond biscuits), showing that she enjoys it very much. She also often does something like sneezing but without having a cold. And the most interesting part is now her soul mate, Molly, a 6-month old female Angora, learns to make sound like her although very rarely